DARWISTA SEJARAH KALDERA TENGGER
di sepetak tanah
alamanak
hari-hari telah
berwarna merah
bagai libur
Panjang menanti.
jejak berpijak
pada tanggal girang
melepas letih di
gelaombang dahi
nurani beragenda,
-kunjungan pada
sang brahma
***
Aku… berada tepat
di penghujung vista,
menikmati semilir
harmoni mayapada,
terdengar syahdu
simfoni Sejarah
-bersembuny
dibalik swastamita amarta
dari puncaknya…
natur menyapa
sepasang mata
bertutur dengan
irama
-bagai senandung merdu
lirik cinta.
dari kakinya…
sepasang makhluk
saling berpadu nada romantis
seperti lansekap
brahma
ayu memikat
pengunjung berswafoto
namun, tak abadi.
Bencana pangan
bagai priyayi
Merenggut kasar langgam
asmara
Meminta
pengorbanan
-pada dua nyawa.
Kisah itu,
tersembunya dibalik tirai pemandangan brahma
Terkubur tenang
bagai situasi puncak brahma
Terabadikan.
Sidoarjo, Tanggal
Bulan Tahun



Komentar
Posting Komentar