Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

FIGURAN SIASAT BUDAYA

  /ogoh-ogoh/ merayakan tawa mengarak segala gempita   ogoh-ogoh adalah kita dalam bentuk durja . . di persimpangan waktu aku adalah sang pencipta, melukis sketsa nafsi nan merakitnya bagai figur bambu dirangkai, imaji digerai gurat warna tersirat, sejerat makna tersurat -wujud terkutuk   merakit figur; dari rambuku- ide tercerai tergerai helai penuh dosa bagai tertabung penuh -di catatan malaikat   dari wajahku- terpancar wajah penuh dusta membara manghunus kejujuran, -bagai janji musykil- yang mendiami roh patung   dari mulutku- kidung-kidung abu menggema di punggung perayaan juga- tersembul gunjingan, menyusuri hati setiap mata -menjadi pedih atas ceritera nan huru-hara   dari tanganku- tertanam kejam memburai, menepis mezbah yang merapat -menjadi timbal balik keingkaran   dari kakiku- tertapak tempat penuh siasat mengkaji dusta dan kejam, -menjadi satu   ...

Postingan Terbaru

DARWISTA SEJARAH KALDERA TENGGER

NILAI DI SUDUT RAPOT KEHIDUPAN

Jejak jalan pulang

KANTOR PETANI

RESENSI CERPEN "SENYUMAN BAPAK WALIKOTA"